Monday, 11 April 2016
Monday, 4 April 2016
Air Bersih
Air Bersih
Pelayanan Air bersih di Kabupaten Jembrana baru mencapai 76,56% di perkotaan, dan di Pedesaan baru mencapai 26,11% dari total masyarakat yang membutuhkan.
Kapasitas Sambungan
Kapasitas sambungan, kran umum dan tangki air di perkotaan dan pedesaan sebanyak:
Sambungan: 13.655 Sambungan
Kran Umum: 203 buah
Tangki Air: 4 Buah
Diperkotaan Air bersih dikelola oleh PDAM sedangkan dipedesaan Air Bersih dikelola oleh 5 Desa dan dibina oleh PDAM.
Sumber Air
Sumber Air sebagian dari mata air dan sebagaian lagi dari sumur pompa dengan kapasitas produksi sebesar 164 liter per detik. Sedangkan kebutuhan masyarakat Jembrana akan Air Bersih sebesar 382 liter per detik.
Berbagai sumber air minum yang saat ini telah diusahakan oleh pemerintah dan masyarakat jembrana antara lain dengan memanfaatkan air permukaan, Sumur bor dan mata air. Data dari PDAM Kabupaten Jembrana Tahun 2008 beberapa sumber air minum yang telah diusahakan adalah sebagai berikut: air permukaan sebanyak 5; sumur bor sebanyak 24 dan mata air sebanyak 5 untuk melayani pelanggan.
Sumber: Buku Profil Kabupaten Jembrana 2011
Telekomunikasi
Telekomunikasi
Jaringan telepon yang menggunakan kabel di Kabupaten menggunakan 2 buah Sentral Telepon Otomatis (STO) induk yaitu STO Negara dan STO Gilimanuk.
Selain STO di Kabupaten Jembrana juga terdapat 10 buah terminal stasiun pedesaan (Rural Area) transmisi bukit Rangda dan Klatakan yaitu:
Rural Area Melaya
Rural Area Palasari
Rural Area Blimbing Sari
Rural Area Tuwed
Rural Area Penyaringan
Rural Area Pekutatan
Rural Area Yeh Embang
Rural Area Manggisari
Rural Area Perancak
Rural Area Gumbrih
Kapasitas Sambungan
Kapasitas sambungan telepon yang ada di Kabupaten Jembrana untuk 2 buah STO yaitu STO Melaya dan negara adalah:
Jaringan Telepon Lokal
Untuk mengantisipasi keluhan masyarakat Jembrana terhadap sulitnya mendapatkan jaringan telepon dari telkom, pada tahun 2003 Pemerintah Kabupaten Jembrana telah melakukan upaya dengan membangun stasiun jaringan telepon lokal dengan sistem PABX yang berlokasi di Desa Tegal Cangkring Kecamatan Mendoyo.
Pembangunan ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2003 dan telah beroperasi sejak tanggal 4 Desember 2003. Jaringan telepon lokal ini dikelola oleh Koperasi Serba Usaha Lestari.
Kapasitas sambungan dan Pelanggan telepon lokal
Kapasitas sambungan yang direncanakan untuk stasiun lokal Tegal Cangkring sebanyak 26.000 dan untuk tahap awal disiapkan sebanyak 300 extension. Sampai akhir Desember 2003 jumlah pelanggan yang telah mendaftar untuk mendapat layanan telepon lokal tersebut sebanyak 260 orang.
Pembangunan jaringan telepon lokal tersebut akan terus dikembangkan sehingga semua kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana dapat terlayani dan mayarakat Jembrana tidak lagi mengalami kesulitan dalam hal komunikasi.
Telepon Seluler
Selain menggunakan jaringan telepon kabel, masyarakat jembrana juga sudah banyak menggunakan telepon seluler hal ini didukung oleh adanya beberapa buah stasiun transmisi yang dibangun di kabupaten jembrana.
Jaringan telepon yang menggunakan kabel di Kabupaten menggunakan 2 buah Sentral Telepon Otomatis (STO) induk yaitu STO Negara dan STO Gilimanuk.
Selain STO di Kabupaten Jembrana juga terdapat 10 buah terminal stasiun pedesaan (Rural Area) transmisi bukit Rangda dan Klatakan yaitu:
Rural Area Melaya
Rural Area Palasari
Rural Area Blimbing Sari
Rural Area Tuwed
Rural Area Penyaringan
Rural Area Pekutatan
Rural Area Yeh Embang
Rural Area Manggisari
Rural Area Perancak
Rural Area Gumbrih
Kapasitas Sambungan
Kapasitas sambungan telepon yang ada di Kabupaten Jembrana untuk 2 buah STO yaitu STO Melaya dan negara adalah:
Jaringan Telepon Lokal
Untuk mengantisipasi keluhan masyarakat Jembrana terhadap sulitnya mendapatkan jaringan telepon dari telkom, pada tahun 2003 Pemerintah Kabupaten Jembrana telah melakukan upaya dengan membangun stasiun jaringan telepon lokal dengan sistem PABX yang berlokasi di Desa Tegal Cangkring Kecamatan Mendoyo.
Pembangunan ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2003 dan telah beroperasi sejak tanggal 4 Desember 2003. Jaringan telepon lokal ini dikelola oleh Koperasi Serba Usaha Lestari.
Kapasitas sambungan dan Pelanggan telepon lokal
Kapasitas sambungan yang direncanakan untuk stasiun lokal Tegal Cangkring sebanyak 26.000 dan untuk tahap awal disiapkan sebanyak 300 extension. Sampai akhir Desember 2003 jumlah pelanggan yang telah mendaftar untuk mendapat layanan telepon lokal tersebut sebanyak 260 orang.
Pembangunan jaringan telepon lokal tersebut akan terus dikembangkan sehingga semua kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana dapat terlayani dan mayarakat Jembrana tidak lagi mengalami kesulitan dalam hal komunikasi.
Telepon Seluler
Selain menggunakan jaringan telepon kabel, masyarakat jembrana juga sudah banyak menggunakan telepon seluler hal ini didukung oleh adanya beberapa buah stasiun transmisi yang dibangun di kabupaten jembrana.
Listrik
Listrik
Jaringan Listrik:
PLTG Pesanggaran = 191.112 MW
PLTG Gilimanuk = 145 MW
Interkoneksi Jawa Bali = 200 MW
Gardu Induk = 25 Buah
Gardu Distribusi = 248 Buah
Distribusi Gardu per Kecamatan:
Melaya = 62 buah
Negara = 94 buah
Mendoyo= 54 buah
Pekutatan = 38 buah
Pelayanan Listrik
Sampai akhir tahun 2010 setiap dusun / banjar yang ada di wilayah Kabupaten Jembrana, hampir seluruhnya sudah terlayani aliran listrik, dimana klasifikasi pelanggan terbanyak adalah pelanggan rumah tangga.
Daya Listrik Terpasang
Listrik Reguler
- Total Pelanggan : 36.096 pelanggan
- Total daya tersambung : 40.759.255 VA
Listrik Prabayar
- Total Pelanggan : 7.376 pelanggan
- Total daya tersambung : 10.137.800 VA
Total Pelanggan Rayon Negara
- Total Pelanggan : 43.101 pelanggan
- Total daya tersambung : 43.584.400 VA
Jumlah Kebutuhan Listrik
- Jumlah daya tersambung sekarang : 43.584.400 VA
- Estimasi kebutuhan daya 15% : 50.122.060 VA
Sumber: Buku Profil Kabupaten Jembrana
Last Update 19 Maret 2012
Sampah
Sampah
Jembrana terletak di Pulau Bali bagian Barat Daya. Mata pencaharian utama adalah sebagai Petani dan Nelayan. Jembrana mempunyai jumlah penduduk ±231.550 jiwa (±64.160 KK). Dimana hal tersebut akan menambah jumlah sampah sehingga akan menimbulkan pula permasalahan yang dramastis. Meskipun terjadinya sampah meningkat dari setiap rumah dapat direncanakan kembali, tetapi sampah tersebut dapat pula ditimbulkan oleh adanya pelayanan operasional Jawa – Bali dan arus bus sehingga akan memberikan kontribusi terhadap masalah yang ada. Adanya penambahan sampah yang signifikan dari Jawa pada saat air laut pasang di Teluk Gilimanuk, selama ini metode konvensional untuk menyelesaikan masalah yang ada. Bupati Jembrana bekerja sama dengan masyarakat berusaha mengurangi sampah dengan pengolahan sampah yang ramah lingkungan.
Metode Pengolahan dan Dampaknya
Metode pengolahan dan pendanaan mempunyai tingkat kesalahan 10% terhadap proyek pengolahan yang telah diimplementasikan.
Sasaran
Proyek daur ulang sampah di Kabupaten Jembrana ini merupakan salah satu percontohan pertama system daur ulang di Indonesia. Didasarkan pada hasilnya, kami yakin bahwa rencana ini disamping keuntungan dari pengolahan sampah secara efektif, juga adanya penambahan hasil pertanian dan menambah lapangan pekerjaan.
Meskipun proyek daur ulang sampah ini hanya membatasi ruang lingkup pada saat penelitiannya (10% di Kabupaten Jembrana), bagian-bagian ini sudah dapat diyakini akan berhasil dimasa akan datang walaupun adanya perubahan-perubahan yang kecil. Kami yakin bahwa proyek ini akan bermanfaat untuk menjaga lingkungan bukan hanya di Kabupaten Jembrana saja tetapi di seluruh Indonesia dengan memberi masyarakat untuk hidup di lingkungan yang bebas polusi.
Volume total sampah Sehari di Kab. Jembrana Tahun 2010
Sumber: Buku Profil Kabupaten Jembrana 2011
Last Update 19 Maret 2012
Jaringan Irigasi
Jaringan Irigasi
Jaringan Irigasi di Kabupaten Jembrana tediri dari Jaringan Irigasi Desa dan Jaringan Irigasi Pemerintah. Panjang jaringan irigasi yang ada di Jembrana sampai dengan Desember 2015 adalah 768.039 Km dengan panjang irigasi kondisi baik adalah 446.877,86 Km.
PANJANG JARINGAN IRIGASI KABUPATEN JEMBRANA PER DESEMBER 2015
Transportasi
Transportasi
Jalan
Menurut statusnya, ada 3 (tiga) Jenis Jalan di Kabupaten Jembrana yaitu Jalan Nasional, Jalan Propinsi dan Jalan Kabupaten. Berdasarkan data tahun 2015, panjang masing-masing jalan tersebut adalah sebagai berikut:
Banyaknya ruas jalan kabupaten adalah 653 ruas jalan dengan permukaan aspal sepanjang 941,023 Km yang terdiri dari :
a. Jalan dengan Permukaan Aspal : 915,522 Km
- lapen : 377,933 Km
-Hotmix : 537,589 Km
b. Jalan dengan Permukaan Krikil : 25,501 Km
Panjang Jalan menurut Kondisinya pada akhir Tahun 2015
Sumber : Dinas PU Kab. Jembrana tahun 2015
Sumber: Dinas PU Kab. Jembrana
Jembatan
Sampai pada akhir tahun 2015 jumlah jembatan di Kabupaten Jembrana sebanyak 138 buah terdiri dari 132 Jembatan Beton dengan panjang 2.701,64 meter dan 1 buah Jembatan Baja dengan panjang 30 meter.
Jumlah dan panjang jembatan menurut konstruksi dan statusnya sampai pada akhir tahun 2015 seperti tabel dibawah
Terminal, Pangkalan Angkutan Umum dan Halte
Terminal penumpang yang ada di Kabupaten Jembrana sampai pada akhir tahun 2013 sebanyak 2 buah yaitu Terminal Negara yang terletak di Jalan Pahlawan dan terminal Gilimanuk terletak dekat pelabuhan Gilimanuk. Pangkalan angkutan umum sebanya 13 buah dan halte sebanyak 54 buah.Disamping terminal penumpang di Kabupaten Jembrana juga terdapat 1 buah terminal barang dengan kapasitas 30 kendaraan terletak di Jalan Sudirman Kecamatan JembranaNegara.
Angkutan
Sarana transportasi angkutan umum di Kabupaten Jembrana terdiri dari Truk, Bus, Mini Bus serta Angkutan Desa/Kota. Berdasarkan data dari Dinas Inkom Dan Perhubungan Kabupaten Jembrana, Perkembangan Jumlah sarana transportasi angkutan umum sebagai berikut:
umlah sarana pengatur lalulintas di Kabupaten Jembrana pada tahun 2011 yaitu:
Traffic Light: 9 Buah
Peringatan: 294 Buah
Larangan: 303 Buah
Perintah: 160 Buah
Petunjuk: 329 Buah
Warning Light : 25 Buah
Sumber: Dinas Hubkominfo Kab. Jembrana
Penyeberangan Gilimanuk
sarana Angkutan penyebrangan di gilimanuk yaitu:Dermaga Movable: 2 Buah
Dermaga Ponton: 1 Buah
Dermaga LCM: 3 Buah
Kapal: 42 Buah
Jembatan Timbang: 1 Buah
Kapasitas muat kapal penyebrangan sebanyak 31.272 orang dan 3.382 kendaraan dengan 8 trip per hari, pasilitas penyebrangan juga dilengkapi sarana parkir seluas 900 m2 termasuk bangunan penunjang
Sarana Administrasi dan Pengamanan
Industri & Perdagangan
Industri & Perdagangan
Upaya untuk meningkatkan kegiatan perindustrian dan perdagangan dilakukan dengan kebijakan pengembangan indistri kecil dan menengah melalui pemberian kemudahan dalam akses produksi, distribusi dan pemasaran dengan program pembinaan dan pengembangan industri. Strategi dalam melaksanakan kebijakan ini adalah dengan menggalang kerjasama antar kelompok tani dengan pedagang pengepul antar pulau melalui pemasaran bersama dan memberikan dana talangan pada petani untuk menunda penjualan sampai harga membaik.
![]() |
| industri kerajinan tenun |
![]() |
| industri kerajinan bambu |
Usaha perdagangan terhadap berbagai jenis komoditi tersebar pada semua wilayah kecamatan. Sampai saat ini, Kabupaten sudah memiliki pusat informasi perdangan yaitu:
Show Room Pusat Informasi Produk Jembrana Jl. Maluku No. 6b Denpasar, Tlp (0361) 239792
Pusat Informasi Industri Jembrana. Rest Area desa Yeh Embang Kangin
Bisnis Center. Jl. Ngurah Rai No. Telp.(0365) 43873
Jenis Usaha yang terdapat di Kabupaten Jembrana:
Komodity export Kabupaten Jembrana:
Realisasi Ekspor 2011
Pasar
Pasar di Kabupaten Jembrana tersebar di setiap Kecamatan dan bertempat pada pusat-pusat kota kecamatan. Pasar-pasar tesebut adalah:
- Pasar Melaya bertempat di Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk kecamatan Melaya.
- Pasar Negara bertempat di Jalan Ngurah Rai Kecamatn Negara
- Pasar Tegal Cangkring di Jalan raya Denpasar - Gilimanuk kecamatan Mendoyo
- Pasar Pekutatan di Jalan raya Denpasar - Gilimanuk kecamatan Pekutatan
Perikanan
Potensi Perikanan Laut
Kabupaten Jembrana memiliki luas wilayah Laut kurang lebih 604,24 Km2 merupakan penghasil ikan laut terbesar di Propinsi Bali, pantai yang terbentang di bagian selatan Kabupaten Jembrana mulai dari Desa Pengeragoan sampai ke wilayah paling barat Kabupaten Jembrana yaitu Gilimanuk. Penduduk yang menetap disepanjang pantai ini mengandalkan mata pencaharian sebagai Nelayan, baik tradisional atau semi modern.
Potensi Lestari
- Jembrana memiliki perairan laut seluas ± 604,24Km2
- Potensi lestari Sumber Daya Perikanan Laut di perairan Bali Barat 56.947 ton per tahun
- Jenis pelagis 53.947 ton per tahun
- Jenis demersal 3.877 ton per tahun
- Komoditas hasil tangkapan: Lemuru, Tongkol, Layang Lobster, Cumi, Kerapu dan jenis ikan lainnya
- Armada Penangkapan
- Perahu Kapal Motor: 10 Unit
- Jukung Motor Tempel: 2464 Unit
- Jukung Tanpa Motor: 32 Unit
- Produksi ikan tahun 2014
- Ikan Laut: 101.727.106,71 kg
- Budidaya Tambak: 107.742.500,00 kg
- Air Tenang: 20.826.350,00 kg
- Air Deras: 300.000,00 kg
Daerah Penghasil Ikan Tangkapan di Jembrana:
Kecamatan Negara- Desa Pengambengan
- Desa Banyu Biru
- Desa Tegal Badeng
- Desa Yeh Kuning
- Desa Cupel
- Desa Air Kuning
- Desa Perancak
- Desa Medewi
- Desa Pulukan
- Desa Pekutatan
- Desa Yeh Sumbul
- Desa Candikusuma
- Kelurahan Gilimanuk
Data Potensi Perikanan Budidaya
Jumlah Nelayan di Kabupaten Jembrana Tahun 2014:
- Nelayan Utama: 7.526 Orang
- Nelayan Sambilan: 2.496 Orang
Luas Usaha Budidaya Ikan Darat
- Budidaya Tambak : 1.129,22 Ha
- Perairan Umum : 12,85 Ha
- Budidaya Kolam : 100 Ha
- Budidaya di Sawah : 50,78 Ha
- Budidaya Bendungan: 2.387,00 Ha
- Mina Padi : 652,00 Ha
Unit Pembenihan
- PT. Suri Tani Pemuka (Penyaringan)
- CV. Windu Jaya (Yeh Kuning)
- CV. Sari Laut (Yeh Kuning)
- CV. Sari Laut II (Yeh Kuning)
- CV. Laut Mas (Yeh Kuning)
- PT. Urang Ayu (Perancak)
- BBI Dinas Tegak Gede (Air Tawar)
- UPR 7 unit (Air Tawar)
Komoditas Benih Air Laut/Air Payau
- Kerapu
- UdangWindu
- Udang Putih
- Udang Panemi
- Bandeng
Komoditas Benih Air Tawar
- Kamper
- Gurami
- Lele
- Nila
- Ikan Hias Air Tawar (Koi)
Perkebunan
Perkebunan Kabupaten Jembrana
Kabupaten Jembrana memiliki areal komoditas Perkebunan seluas 24.603,00 Ha dari luas total Kabupaten Jembrana. Luas Perkebunan Rakyat sampai dengan Desember 2015 di masing-masing Kecamatan sebagai berikut:
Luas Perkebunan Swasta Besar sebagai berikut:
Komoditas
Luas areal komoditas perkebunan yang ada di Kabupaten Jembrana sampai dengan Desember 2015 sekitar 24.603,00 Ha meliputi komoditas Kelapa 17.088,46 Ha, Kakao 6.070,34 Ha, Cengkeh 3.419,35 Ha, Kopi Robusta 1.216,75 Ha dan komoditias lainnya seperti Panili, Kapok, Lada, Kemiri, Kenanga, Pinang, Pala dan Kapas pada lahan 1.285,45 Ha yang relatif kecil. Dalam pola pengembangannya komoditas perkebunan dibedakan menjadi 3 komoditas yaitu
Komoditas Unggulan
Komoditas yang paling menguntungkan bagi petani untuk dikembangkan, mempunyai prospek pasar, serta sifat-sifat unggul lainnya seperti luas areal dan animo petani. Tergolong dalam komoditas unggulan adalah Kakao dengan luas areal tanaman kakao sampai dengan Desember 2015 seluas 6.070,34 Ha dengan areal produktif 4.281,24 Ha. Produksi kakao sekitar 2.741,46 ton atau dengan rata-rata produktivitas 640 Kg/Ha/Thn yang melibatkan 12.804 KK Petani pekebun. Tanaman kakao kini sedang berkembang pesat di Kabupaten Jembrana. Pemerintah Kabupaten Jembrana sudah memiliki bangunan sebagai pabrik pengolahan biji kakao di Kecamatan Melaya dan Kecamatan Pekutatan.
Luas Areal Tanaman dan Produksi Kakao di Kabupaten Jembrana sampai dengan Desember 2015
Komoditas Andalan
Kriteria yang digunakan adalah Komoditas tersebut menjadi penghasilan utama petani dan disesuaikan dengan Agroekosistem (AES). Tergolong komoditas tersebut adalah "Kelapa Dalam" adalah salah satu komoditi andalan Kabupaten Jembrana. Kabupaten Jembrana memiliki perkebunan kelapa yang paling luas di Bali dan masih berpeluang untuk dikembangkan lagi. Tergolong komoditas ini adalah:Komoditas Binaan
Kriterianya adalah Komoditas tersebut dapat dipadukan pengusahaannya dengan komuditas pokok (Unggulan/andalan) yang dikembangkan disuatu lokasi dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya (lahan, tenaga kerja, sarana/prasarana) dan peningkatan pendapatan petani melalui peningkatan produksi maupun keterpaduan pengusahaanya. Tergolong komoditas ini diantaranya adalah :Peternakan
Luas Areal Peternakan dan Potensi
Daerah potensial sebagai kawasan peternakan di Kabupaten Jembrana berkisar 32.421 km2 atau sekitar 38,51 % dari luas Wilayah Kabupaten Jembrana, yang terdiri dari daerah persawahan, perkebunan, tegalan dan lain sebagainya. Berbagai pepohonan seperti waru, bunut, nangka, rumput gajah rumput raja, rumput setaria dan rumput lapangan dapat tumbuh subur sebagai pakan ternak.
Jenis Hijauan Pakan Ternak
Jenis hijauan pakan ternak yang ada di Kabupaten Jembrana dan umum diberikan oleh peternak pada ternaknya antara lain:
- Pepohonan seperti Waru, Bunut, kayu santen, Nangka, Sengon
- Semak seperti Gamal, Daun ketela pohon, Ketela rambat, Kecipir, Batang pisang, daun kacang-kacangan dan sebaginya
- Rumput seperti Rumput Gajah, Rumput Raja dan rumput lapangan lainya
Ketersediaan seluruh jenis pakan tersebut diatas masih dapat dikembangkan.
Jenis Ternak
Berbagai jenis ternak dipelihara oleh masyarakat Jembrana seperti sapi, kerbau, kambing, babi, ayam, itik dan lain sebagainya. Jumlah masing-masing jenis ternak yang ada di Kabupaten Jembrana adalah:
Untuk saat ini ternak tersebut masih dipelihara secara sambilan kecuali jenis ternak babi dan ayam ras sudah dipelihara secara pola usaha. Dan yang menjadi ternak unggulan bagi Kabupaten Jembrana pada saat ini adalah jenis ternak Sapi, Kambing dan Ayam Kampung. Pemeliharaan Ternak Sapi dikabupaten Jembrana lebih banyak mengarah ketujuan pembibitan dan mulai tahun 2000 dengan adanya kegiatan pola penyertaan dari pemerintah Daerah para peternak sudah mengarah ke tujuan penggemukan. Sedangkan untuk ternak kambing dan ayam buras juga lebih banyak dipelihara dengan tujuan pembibitan.
Sumber Daya Manusia
Penduduk Jembrana berjumlah 307.804 jiwa, dengan sex ratio Laki-laki 153.837 jiwa dan Perempuan 153.967 jiwa.
Kelembagaan ditingkat petani ternak untuk mendukung pembangunan peternakan ada 5 (lima) kelompok yaitu kelompok tani ternak sapi, kelompok ternak kambing, kelompok ternak babi, kelompok ternak ayam buras, kelompok tani ternak kerbau dan kelompok tani ternak itik.
Populasi & Produksi
Populasi ternak yang ada di Kabupaten Jembrana mengalami fluktuasi sesuai data tahun 2006 - 2010 sehingga produksi yang dihasilkan juga mengalami fluktuasi baik produksi daging maupun telur seperti yang terlihat pada tabel dan grafik dibawah:
Produksi Daging Dalam 5 Tahun Terakhir (ton)
Produksi Telur Dalam 5 Tahun Terakhir (ton)
Investasi
Daya dukung lahan dan lokasi serta sumber daya manusia yang sangat potensial yang dimiliki oleh Kabupaten Jembrana pada sektor peternakan ini telah menarik minat beberapa investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Jembrana. Beberapa usaha di bidang peternakan yang telah ada di Kabupaten Jembrana seperti dibawah ini:
Sumber : Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan






































